Badai Sepanjang Malam

Karya MAX ARIFIN

Para Pelaku:
1.Jamil, seorang guru SD di Klaulan,Lombok Selatan,berumur 24 tahun
2.Saenah,istri Jamil berusia 23 tahun
3.Kepala Desa,suara pada flashback

Setting :
Ruangan depan sebuah rumah desa pada malam hari.Di dinding ada lampu minyak menyala.Ada sebuah meja tulis tua. Diatasnya ada beberapa buku besar. Kursi tamu dari rotan sudah agak tua. Dekat dinding ada balai balai .Sebuah radio transistor juga nampak di atas meja.

“Sudah setahun aku bertugas di Klaulan. Suatu tempat yang terpacak tegak seperti karang di tengah lautan, sejak desa ini tertera dalam peta bumi. Dari jauh dia angker, tidak bersahabat, panas dan debu melecut tubuh.Ia kering kerontang, gersang. Apakah aku akan menjadi bagian dari alam yang tidak bersahabat ini? Menjadi penonton yang diombangkan ambingkan oleh…barang tontonannya. Setahun telah lewat dan selama itu manusia ditelan oleh alam.
Aku belum menemukan kejantanan di sini. Orang-orang seperti sulit berbicara tentang hubungan dirinya dengan alam. Sampai di mana kebisuan ini bisa diderita? Dan apakah akan diteruskan oleh generasi generasi yang setiap pagi kuhadapai? Apakah di sini tidak dapat dikatakan adanya kekejaman.”

Sebuah kisah guru muda yang berjuang memerdekakan masyarakat dari kebodohan di pulau terpencil.
Naskah ini pernah dimuat dalam buku Kumpulan Drama Remaja, editor A.Rumadi.Penerbit PT Gramedia Jakarta,1988,halaman 25-33


Download Naskah Drama



Apakah menurut anda post ini bermanfaat?
Jika iya, bagikan posting ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar