karya Ratna Sarumpaet
Pelacuran adalah salah satu budaya tertua umat manusia. Ia bagian tak terlepaskan dari naluri manusia yang memiliki sisi gelap seperti ketamakan, kemunafikan, yang mustahil bisa dihapus secara keseluruhan
Pelacur dikecam sebagai sampah masyarakat. Perusak moral. Pencari nafkah dengan cara tidak bermoral ….
“Nafsu birahi lelaki jauh lebih besar” adalah sebuah pemakluman perbedaan gender umum pada masyarakat. Pemakluman ini membuat perempuan selalu diposisikan sebagai yang bersalah setiap kali kasus amoral jenis ini mengemuka. Perempuanlah yang dihakimi ketika kasus aborsi terjadi. Tubuh perempuanlah yang harus dibungkus rapat-rapat, untuk mencegah terjadinya pemerkosaan. Pemakluman serupalah juga yang semakin menyudutkan para pelacur pada posisi yang paling disalahkan, yang dianggap paling tidak bermoral.
Masyarakat serta penyelenggara negara yang yang tidak mau membuka matanya untuk melihat apa masalah mendasar ‘pelacuran’, membuat bangsa ini tidak kunjung menemukan jalan mengatasinya dan pelacuran semakin terjerat dalam lingkaran setan antara dosa, kemiskinan, pembodohan, gender dan seterusnya ….
Download naskah
Dari Admin
Semoga blog ini bisa bermanfaat bagi pelaku dan pendidik teater Nusantara. Admin berusaha menghimpun sebanyak mungkin naskah drama yang dihimpun dari berbagai sumber di dunia maya. Tujuannya tak lain guna membantu berkembangnya seni pertunjukan teater yang mulai terkikis.
Semua karya yang ada di Bank Naskah FS merupakan pengejawantahan ide dan renungan anak bangsa yang tidaklah mudah prosesnya. Maka dari itu dimohon dengan sangat dalam memublikasikan atau mementaskannya menyantumkan nama pengarangnya.
Anda bebas mendownload naskah yang ada di blog ini. Dan bagi para teman-teman yang ingin ikut membantu menyumbangkan naskah karyanya di blog ini silahkan klik di sini.
Mari mengapresiasi setiap karya sesuai dengan etika yang berlaku agar tak mematahkan semangat 'tuk terus berkarya.
Salam Budaya!
Semua karya yang ada di Bank Naskah FS merupakan pengejawantahan ide dan renungan anak bangsa yang tidaklah mudah prosesnya. Maka dari itu dimohon dengan sangat dalam memublikasikan atau mementaskannya menyantumkan nama pengarangnya.
Anda bebas mendownload naskah yang ada di blog ini. Dan bagi para teman-teman yang ingin ikut membantu menyumbangkan naskah karyanya di blog ini silahkan klik di sini.
Mari mengapresiasi setiap karya sesuai dengan etika yang berlaku agar tak mematahkan semangat 'tuk terus berkarya.
Salam Budaya!
Pelacur dan Sang Presiden
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar